Thursday, 5 March 2015

Karya Ilmiah Peluang Bisni Bakso Cinta

KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS
“KREATIVITAS MEMBANGUN BISNIS (BAKSO CINTA)”







Disusun oleh :


   Nama     : Syilaturrahmi Fitriani
   Nim        : 14.22.1626
   Jurusan  : Sistem Informasi





SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM
YOGYAKARTA
2015







ABSTRAK

“KREATIVITAS MEMBANGUN BISNIS (BAKSO CINTA)”
Syilaturrahmi Fitriani 14.22.1626
Dewasa ini pertumbuhan dunia bisnis sangatlah pesat, didukung pula dengan usaha memperluas bisnis yang kian bervariatif. Salah satu bentuk upaya memperluas bisnis yakni dengan menggunakan sistem waralaba, untuk lebih mengembangkan produk atau barang yang menjadi objek bisnisnya, pebisnis juga dituntut untuk bekerja kreatif agar dapat menarik pelanggan sehingga bisnisnya mudah berkembang dan maju.
Bakso cinta merupakan bakso yang dibuat dalam bentuk hati atau jantung sehingga terlihat menarik untuk dicicipi, dengan otomatis banyak calon pembeli yang penasaran, terlebih lagi apabila rasanya khas.
Penjualan produk kreatif seperti itulah yang biasanya menyukseskan pebisnis dalam mengelola usahanya, dengan begitu peluang bisnisnya semakin terbuka lebar untuk meraih kesuksesan.
Pada umumnya semua orang boleh membeli bakso cinta tersebut baik muda maupun tua, karena nama menu dibuat semenarik mungkin dan fleksibel, terlebih lagi untuk remaja yang biasanya senang dengan makanan baru yang namanya unik apalagi menyangkut soal cinta, mereka akan tergiur untuk menikmatinya bersama pasangan.
            Para pengelola bisnis sepatutnya mengetahui dan memahami beberapa lingkup dalam lingkungan bisnis, serta bagaimana cara memndapatkan peluang bisnis. Semuanya telah terangkum pada kaya ilmiah peluang bisnis ini.
            Dalam karya ilmiah ini juga terdapat resep-resep, cara pembuatan bakso cinta dan pembahasan mengenai laba yang dapat diperoleh dari penjualan bakso cinta. Dengan begitu, semuanya dapat diketahui pembaca yang ingin memulai bisnis.







KATA PENGANTAR

            Puji dan syukur kehadirat Allah SWT atas nikmat rahmat dan karunia-Nya sehingga penyusun dapat menyelesaikan karya ilmiah lingkungan bisnis ini. Karya ilmiah ini disusun dalam rangka memenuhi tugas akhir mata kuliah lingkungan bisnis.
            Dalam menyusun karya ilmiah ini penyusun mengucapkan terimakasih kepada semua dosen yang telah membimbing, mengajarkan dan memberi motivasi kepada mahasiswanya.
            Karya ilmiah ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan tentang peluang bisnis yang baik saat ini dan yang akan datang kepada pembacanya.
            Penulis menyadari bahwa penyusunan karya ilmiah ini masih jauh dari sempurna, untuk itu diharapkan adanya kritik dan saran yang membangun supaya menjadi lebih baik.


  
  



DAFTAR ISI
           
HALAMAN JUDUL........................................................................................................ i
ABSTRAK...................................................................................................................... ii
KATA PENGANTAR................................................................................................... iii
DAFTAR ISI.................................................................................................................. iv
BAB I PENDAHULUAN............................................................................................... 1
1.1  Latar Belakang................................................................................................ 1
1.2  Tujuan.............................................................................................................. 1
BAB II PEMBAHASAN................................................................................................. 2
        2.1 Pengertian Peluang Bisnis........................................................................... 2
        2.2 Pentingnya Kreativitas................................................................................... 2
        2.3 Cara Mendapat Peluang Bisnis.................................................................... 3
        2.4 Peluang Usaha dan Laba Bakso Cinta....................................................... 4
        2.5 Resep dan Cara Pembuatan Bakso Cinta.................................................. 5
        2.6 Lingkup Lingkungan Bisnis.......................................................................... 6
BAB III PENUTUP......................................................................................................... 8
        3.1 Kesimpulan...................................................................................................... 8
        3.2 Saran................................................................................................................. 8
DAFTAR PUSTAKA






                                                                     BAB I
PENDAHULUAN
                                                                                                                         
1.1 Latar Belakang
            Kita tahu bahwa di indonesia sangat banyak bisnis penjualan bakso, kita dapat menjumpainya di berbagai daerah, bahkan dalam satu lingkungan tidak hanya satu atau dua warung bakso yang saling berdekatan tatapi ada banyak. Karena banyaknya pesaing dalam bisnis tersebut, pemilik bisnis haruslah kreatif dalam menciptakan aroma, rasa bahkan nama produknya seunik mungkin untuk memenangkan hati pelanggan dan menghindari pindahnya pelanggan ke warung lain.
           Dengan kreativitas yang dimiliki pemilik bisnis yang memiliki banyak saingan dalam pemasaran produk, ia dapat menciptakan peluang bisnis tersendiri dengan modal kreatif tersebut.
           Karena banyaknya bisnis yang sama, dalam memulai bisnis seseorang harus dapat melihat dan menggali peluang bisnis yang sebenarnya ada tetapi tersembunyi, oleh karena itu diperlukan adanya bakat dalam membuat ide-ide kreatif yang dapat membangkitkan bisnis yang dibangun.
     Memiliki produk yang dasarnya sama dengan banyak pesaing bukanlah alasan untuk meredup dibidang tersebut ataupun menganggapnya sebagai penghambat untuk sukses, melainkan menjadi dorongan untuk terus berkarya menghasilkan sesuatu yang berbeda seperti menamai bakso dengan nama bakso cinta dan menyediakan beberapa nama menu yang unik seperti bakso cinta anak, bakso cinta remaja dan bakso cinta keluarga.

1.2 Tujuan
          Tujuan disusunnya karya ilmiah ini adalah untuk dapat memberi pemahaman bagi pembaca tentang bagaimana berbisnis dengan cara kreatif dan mengetahui kiat sukses berbisnis.
           




BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Peluang Bisnis
             Ruang yang diberikan dunia karena manusia saling membutuhkan satu sama lain sehingga terciptalah sebuah peluang dalam mempertahankan hidup dengan cara membuat peluang tersebut sebagai suatu pekerjaan yang dapat bersifat sementara atau selamanya.

2.2 Pentingnya Kreativitas
             Kreativitas ternyata bukan hanya untuk bisnis yang masuk dalam kelompok ekonomi kreatif semata seperti fashion, musik, film dan lainnya tetapi ternyata bisnis seperti laundry, berjualan makanan dan minuman juga membutuhkan kreativitas, tak hanya dari sisi produk yang dihasilkan melainkan menciptakan metode pemasaran yang efektif menjual produk yang memiliki banyak saingan di pasaran. Bahkan pada tingkat yang lebih tinggi, perbedaan kreativitas untuk produk sejenislah yang akan menentukan sebuah bisnis bertahan dan maju atau sekedar stagnan bahkan mandek lantaran kurang kreatif dalam berusaha. Kreativitas yang dibutuhkan untuk menjadi pebisnis yang sukses antara lain :
a. Kenali pola yang umum dalam hal yang berbeda
           Akibat akan mempelajari kebiasaan dan rutinitas, ide baru terkadang terdengar sama dengan yang lama. Orang-orang kreatif mendapatkan hasil dari mengombinasikan hal-hal yang justru tidak umum.
b. Menantang perubahan dengan mengganti tantangan
           Mengubah cara pandang terhadap sesuatu, maka hal yang kita lihat akan berubah. Hal yang terus menerus dan terjadi berulang kali akan menghalangi visi dan menempati imajinasi kita. Kadang sangat berguna untuk membayangkan pendekatan yang bertolak belakang atau bekerja dengan urutan yang terbalik.
c. Berfikir tentang hal yang tak terfikirkan
           Kita perlu melakukan cara untuk mengacaukan imajinasi demi mengeksplorasi batasan terluar atau alternatif, supaya kita dapat memperoleh hasil yang tidak biasa.
d. Pelaksanaan adalah kunci dari berpikir kreatif
          Kebanyakan seniman gagal dalam pelaksanaan. Kita harus melakukan segala sesuatu secara berurutan. 

2.3 Cara Mendapat Peluang Bisnis
           Dalam membangun sebuah bisnis, seorang pebisnis dituntut untuk selalu kreatif baik dalam berfikir maupun bekerja dalam menghasilkan suatu produk yang akan dijual, misalnya menjual bakso dengan nama berbeda dari bakso biasa yang tentunya semenarik mungkin seperti bakso cinta, meski penjual bakso sangat banyak namun nama yang unik akan membangun ciri khas tersendiri dari bakso cinta. Pebisnis harus mampu melihat dan memanfaatkan peluang bisnis yang yang ada sehingga memicu bisnis yang dilakoninya berhasil dan berkembang.
 Peluang bisnis akan dengan mudah dilihat oleh entrepreneur sejati. Peluang kerja bisnis akan membuahkan kesuksesan jika disertai dengan beberapa sifat seorang entrepreneur sejati. Sifat-sifat tersebut yakni :
1.   Disiplin bermakna dalam melaksanakan kegiatan, wirausahawan harus memiliki ketepatan komitmen terhadap tugas dan pekerjaan secara menyeluruh, antara lain ketepatan waktu, peningkatan kualitas pekerjaan dan sistem kerja.
2.   Komitmen yang tinggi, dalam hal memiliki komitmen tinggi harus disadari bahwa komitmen adalah kesepakatan mengenai sesuatu hal yang dibuat oleh seseorang baik terhadap dirinya sendiri maupun orang lain. Komitmen terhadap diri sendiri dapat dilakukan dengan proses mengidentifikasi cita-cita dan target yang harus dicapai dalam hidup. Wirausahawan selalu berupaya teguh menjaga komitmen terhadap konsumen untuk mendapatkan kepercayaan mereka, sehingga kepuasan konsumen pada akhirnya memberi keuntungan usaha.
3.   Jujur merupakan landasan moral wirausahawan. Kejujuran dalam berprilaku pada kehidupan yang bersifat kompleks, kejujuran mengenai produk dan jasa yang ditawarkan, kejujuran dalam promosi dan kejujuran terhadap segala kegiatan terkait dengan penjualan produk. Kejujuran merupaka salah satu kunci kesuksesan yang sangat penting.
4.   Kreatif. Wirausahawan juga harus memiliki daya kreativitas tinggi yang dilandasi oleh cara berfikir yang maju dengan gagasan baru yang inovatif. Kreatifitas dan inovasi terus menerus akan menjadi kunci penentu sukses berbisnis.
5.   Realistis. Wirausahawan juga harus selalu berfikir realistis dengan kemampuan menggunakan fakta dan realitas sebagai landasan berpikir yang rasional dalam setiap pengambilan keputusan maupun tindakan.

2.4 Peluang Usaha dan Laba Bakso Cinta
              Siapa yang tidak mengenal bakso, makanan yang terbuat dari campuran daging giling dan tepung tapioka ini memang sangat populer dikalangan masyarakat indonesia. Hampir di setiap tempat dapat dijumpai jenis panganan tersebut mulai dari gerobak kaki lima, warung sederhana hingga restoran.
              Dengan mengetahui banyaknya peminat bakso dilihat dari banyaknya usaha penjualan bakso, kita harus terdorong untuk melakukan inovasi baru yang sekiranya menarik perhatian semua orang dan bisa mendapatkan keunggulan lebih dari restoran ataupun warung bakso lainnya.
            Faktanya, karena peluang pasar yang begitu besar tersebut, banyak orang yang kemudian mewaralabakan usaha baksonya. Salah satunya Ihsan Jamaludin yang membuka usaha bakso dengan nama bakso cinta. Ihsan mengatakan nama ini terinspirasi dari sebuah judul film lokal. Setelah membuka usaha selama setahun, banyak pihak tertarik menjadi mitra usaha baksonya. Kini sudah ada beberapa terwaralaba yang bergabung dengan bakso cinta.
           Keunggulan utama dari bakso ini terletak pada tampilan dan rasanya sesuai dengan namanya dan memiliki rasa yang khas dengan kaldu sapi asli, pemilik bisnis bakso cinta menyediakan tiga jenis menu yakni bakso cinta anak, bakso cinta remaja dan bakso cinta keluarga dengan masing-masing harga yang sangat terjangkau. Ada juga menu tambahan yang namanya lophe-lophe.
            Lahan yang ideal digunakan sebagai tempat usaha yakni paling tidak seluas 6x6 meter, setidaknya gerai tersebut dapat menampung 30 orang. Namun kenyamanan pengunjung juga harus diperhatikan.
           Berdasarkan fakta penelitian, mitra bisnis dapat meraih omzet penjualan sekitar Rp.800.000 perhari pada hari biasa, tetapi omzet akan naik dua kali lipat pada akhir pekan.
           Menurut konsultan bisnis Peri R. Pramono, inovasi yang dilakukan tersebut perlu mendapat apresiasi. Dengan menyasar segmen anak dan remaja, terobosan mereka telah sesuai.
          Untuk memperkuat makna cinta di dalam penggunaan nama bakso cinta, sebaiknya ada filosofi atas pemakaian nama itu sehingga masyarakat paham makna pemberian nama tersebut. Jadi tidak menjadi asal nama saja.

2.5 Resep dan Cara Pembuatan Bakso Cinta
           Untuk pembuatan bakso cinta, ada beberapa bahan dasar yang harus disediakan, bahan-bahan tersebut yakni : 
a.    Daging sapi giling 250 gram
b.    Tepung kanji 125 gram
c.    Telur ayam 1 butir (ambillah bagian putihnya saja)
d.    Air 25 ml
e.    Garam ½ sendok makan
f.     Bawang putih 2 siung, haluskan
g.    Merica bubuk ¼ sendok teh
h.    Penyedap
          Sedangkan cara membuat bakso bentuk love tersebut sebagai berikut :
a.    Campur daging sapi giling dengan tepung kanji, telur, garam, penyedap rasa,  bawang putih dan merica bubuk, uleni sambil ditambahkan air sedikit-sedikit hingga adonan kalis.
b.    Didihkan air yang agak banyak, lalu kecilkan api sampai air tidak bergolak lagi.
c.    Cetak adonan hingga berbentuk love, setelah itu masukkan ke dalam air mendidih hingga terapung berarti tanda bakso sudah matang lalu tiriskan.
         Selanjutnya bahan dan cara membuat kuah bakso sebagai berikut :
a.    600 gram tulang sapi
b.    Air 2 ltr
c.    Batang daun bawang iris halus
d.    Sediakan bumbu, yang sudah dihaluskan yakni :
1.    6 siung bawang putih
2.    ½ sendok teh merica
3.    Garam secukupnya
4.    Rebus tulang sapi, lalu angkat. Ganti air rebusan dengan air yang baru, kemudian masukkan kembali tulang sapi dan tambahkan bumbu.
5.    Masak kembali hingga mendidih dan kaldu tulang bercampur air kuah, lalu tambahkan daun bawang.
6.    Bakso cinta siap dihidangkan bersama kuah, mie secim, pangsit, sambal, kecap dan lainnya sesuai selera.
7.    Lalu taburi bawang goreng.

2.6 Lingkup Lingkungan Bisnis
Dalam lingkungan bisnis, pebisnis harus paham beberapa hal supaya bisnisnya dijalan yang tepat yakni :
a.   Lingkungan Hukum
Dalam berbisnis, pebisnis harus paham aturan-aturan hukum dalam berbisnis supaya tidak mendapat masalah yang berkaitan dengan hukum.
b.   Lingkungan Pendidikan
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran atau pelatihan agar peserta didik secara aktif dapat mengembangkan potensi dirinya supaya memiliki kekuatan spiritual, emosional, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.
Lingkungan pendidikan dapat diartikan sebagai berbagai faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap praktek pendidikan.
Jadi kaitannya dengan bisnis sangatlah erat, karena pendidikan sangat mendukung berjalannya bisnis, contohnya memanfaatkan kecerdasan, keterampilan dan akhlak yang mulia sebagai dasar berbisnis walaupun pendidikan yang didapat bukan dari pendidikan formal.
c.   Lingkungan Sosial Budaya
Salah satu aspek dari lingkungan bisnis adalah lingkungan sosial. Lingkungan sosial mempunyai arti yang sangat penting dalam dunia bisnis, apabila lingkungan sosial bersifat kondusif, maka hal tersebut akan mendorong organisasi untuk melakukan keputusan berinvestasi pada lingkungan yang dirasakannya sesuai. Namun sebaliknya, jika lingkungan sosial tidak mendukung maka organisasi harus berhati-hati dalam mengambil keputusan dalam berinvestasi.
d.   Lingkungan Teknologi
Maju atau tidaknya sebuah perusahaan itu tergantung dari berjalan atau tidaknya keaktifan kondisi lingkungan itu sendiri. Salah satu perubahan kondisi lingkungan yang dinamikanya paling cepat adalah teknologi.
Internet merupakan salah satu alternatif wadah yang tepat untuk dijadikan sebagai tempat bertemunya jutaan orang diseluruh dunia, jadi itu dapat dimanfaatkan sebagai media penyebaran informasi mengenai produk, letak tempat penjualan dan promosi lainnya mengenai bisnis kita karena penyebarannya sangat cepat. Artinya itu adalah peluang bisnis yang baik,          perkembangan teknologi juga merupaka indikator dari jenis dan pola produksi.
e.   Lingkungan Ekologi
Dewasa ini, setiap negara menghadapi suatu tantangan bagaimana mencapai pembangunan yang berkelanjutan. Hubungan antara pembangunan dan lingkungan merupakan hubungan timbal balik yang saling menentukan. 
f.    Lingkungan Ekonomi
Lingkungan Ekonomi adalah kondisi ekonomi di negara tempat organisasi internasional beroperasi. Kondisi ekonomi memiliki dampak yang kuat terhadap kinerja dari setiap bisnis karena dapat mempengaruhi pendapatan atau beban dari bisnis tersebut.
g.   Lingkungan Bahasa
Disini, pebisnis atau rekannya dalam berbisnis harus tahu bagaimana berbahasa yang baik, baik itu bahasa tubuh maupun lisan supaya terlihat menarik dan mudah mendapat mitra. Bahasa merupakan sarana komunikasi yang paling baik.





BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Dalam berbisnis, diperlukan adanya kreativitas dari manusia yang melakukan bisnis, seperti penjual bakso cinta yang menyediakan beberapa menu yakni bakso cinta anak, bakso cinta remaja dan bakso cinta keluarga dengan rasa yang khas dan harga yang terjangkau.
            Peluang bisnis bakso cinta sangat menjanjikan untuk mendapatkan keuntungan yang lumayan besar apabila dilihat dari banyaknya terwaralaba, itu menandakan penggemar bakso cinta memang banyak, jadi tidak ada salahnya jika kita ingin bekerja sama dengan pemilik bisnis tersebut untuk mendapat penghasilan.
            Tidak hanya kreatif yang dibutuhkan dalam berbisnis tetapi juga kedisiplinan, kejujuran, komitmen dan realistis, semua itu mendukung keberhasilan bisnis kita.

3.2 Saran
            Dalam berbisnis sebaiknya memahami ketujuh lingkup lingkungan bisnis, supaya bisnis kita lebih terarah.

  



DAFTAR PUSTAKA

Kurniawan, Reno (2012). Karya Ilmiah Peluang Bisnis. Yogyakarta : (Karya   Ilmiah).    STMIK AMIKOM Yogyakarta.
prasetyo-utomo.blogspot.com/2010/12/analisis-lingkungan-sosial-dan- peluang.html


                                                 





2 comments: