KARYA
ILMIAH PELUANG BISNIS
“KREATIVITAS
MEMBANGUN BISNIS (BAKSO CINTA)”
Disusun
oleh :
Nama
: Syilaturrahmi Fitriani
Nim
: 14.22.1626
Jurusan : Sistem Informasi
SEKOLAH
TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM
YOGYAKARTA
2015
ABSTRAK
“KREATIVITAS MEMBANGUN BISNIS (BAKSO CINTA)”
Syilaturrahmi Fitriani 14.22.1626
Dewasa ini pertumbuhan dunia bisnis sangatlah
pesat, didukung pula dengan usaha memperluas bisnis yang kian bervariatif.
Salah satu bentuk upaya memperluas bisnis yakni dengan menggunakan sistem
waralaba, untuk lebih mengembangkan produk atau barang yang menjadi objek
bisnisnya, pebisnis juga dituntut untuk bekerja kreatif agar dapat menarik pelanggan
sehingga bisnisnya mudah berkembang dan maju.
Bakso cinta merupakan bakso yang dibuat dalam
bentuk hati atau jantung sehingga terlihat menarik untuk dicicipi, dengan
otomatis banyak calon pembeli yang penasaran, terlebih lagi apabila rasanya
khas.
Penjualan produk kreatif seperti itulah yang
biasanya menyukseskan pebisnis dalam mengelola usahanya, dengan begitu peluang
bisnisnya semakin terbuka lebar untuk meraih kesuksesan.
Pada umumnya semua orang boleh membeli bakso
cinta tersebut baik muda maupun tua, karena nama menu dibuat semenarik mungkin
dan fleksibel, terlebih lagi untuk remaja yang biasanya senang dengan makanan
baru yang namanya unik apalagi menyangkut soal cinta, mereka akan tergiur untuk
menikmatinya bersama pasangan.
Para pengelola bisnis sepatutnya
mengetahui dan memahami beberapa lingkup dalam lingkungan bisnis, serta bagaimana
cara memndapatkan peluang bisnis. Semuanya telah terangkum pada kaya ilmiah peluang
bisnis ini.
Dalam karya ilmiah ini juga terdapat
resep-resep, cara pembuatan bakso cinta dan pembahasan mengenai laba yang dapat
diperoleh dari penjualan bakso cinta. Dengan begitu, semuanya dapat diketahui
pembaca yang ingin memulai bisnis.
KATA
PENGANTAR
Puji
dan syukur kehadirat Allah SWT atas nikmat rahmat dan karunia-Nya sehingga
penyusun dapat menyelesaikan karya ilmiah lingkungan bisnis ini. Karya ilmiah
ini disusun dalam rangka memenuhi tugas akhir mata kuliah lingkungan bisnis.
Dalam
menyusun karya ilmiah ini penyusun mengucapkan terimakasih kepada semua dosen
yang telah membimbing, mengajarkan dan memberi motivasi kepada mahasiswanya.
Karya
ilmiah ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan tentang peluang bisnis yang baik
saat ini dan yang akan datang kepada pembacanya.
Penulis
menyadari bahwa penyusunan karya ilmiah ini masih jauh dari sempurna, untuk itu
diharapkan adanya kritik dan saran yang membangun supaya menjadi lebih baik.
DAFTAR
ISI
HALAMAN
JUDUL........................................................................................................
i
ABSTRAK......................................................................................................................
ii
KATA
PENGANTAR...................................................................................................
iii
DAFTAR
ISI..................................................................................................................
iv
BAB
I PENDAHULUAN............................................................................................... 1
1.1 Latar
Belakang................................................................................................ 1
1.2 Tujuan.............................................................................................................. 1
BAB
II PEMBAHASAN................................................................................................. 2
2.1 Pengertian Peluang Bisnis........................................................................... 2
2.2 Pentingnya Kreativitas................................................................................... 2
2.3 Cara Mendapat Peluang Bisnis.................................................................... 3
2.4 Peluang Usaha dan Laba Bakso Cinta....................................................... 4
2.5 Resep dan Cara Pembuatan Bakso Cinta.................................................. 5
2.6 Lingkup Lingkungan Bisnis.......................................................................... 6
BAB
III PENUTUP......................................................................................................... 8
3.1 Kesimpulan...................................................................................................... 8
3.2 Saran................................................................................................................. 8
DAFTAR
PUSTAKA
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Kita tahu bahwa di indonesia sangat
banyak bisnis penjualan bakso, kita dapat menjumpainya di berbagai daerah,
bahkan dalam satu lingkungan tidak hanya satu atau dua warung bakso yang saling
berdekatan tatapi ada banyak. Karena banyaknya pesaing dalam bisnis tersebut,
pemilik bisnis haruslah kreatif dalam menciptakan aroma, rasa bahkan nama
produknya seunik mungkin untuk memenangkan hati pelanggan dan menghindari
pindahnya pelanggan ke warung lain.
Dengan kreativitas yang dimiliki pemilik bisnis yang memiliki banyak
saingan dalam pemasaran produk, ia dapat menciptakan peluang bisnis tersendiri dengan
modal kreatif tersebut.
Karena banyaknya bisnis yang sama, dalam memulai bisnis seseorang harus
dapat melihat dan menggali peluang bisnis yang sebenarnya ada tetapi
tersembunyi, oleh karena itu diperlukan adanya bakat dalam membuat ide-ide kreatif
yang dapat membangkitkan bisnis yang dibangun.
Memiliki
produk yang dasarnya sama dengan banyak pesaing bukanlah alasan untuk meredup
dibidang tersebut ataupun menganggapnya sebagai penghambat untuk sukses,
melainkan menjadi dorongan untuk terus berkarya menghasilkan sesuatu yang
berbeda seperti menamai bakso dengan nama bakso cinta dan menyediakan beberapa
nama menu yang unik seperti bakso cinta anak, bakso cinta remaja dan bakso
cinta keluarga.
1.2
Tujuan
Tujuan disusunnya karya ilmiah ini adalah untuk dapat memberi pemahaman
bagi pembaca tentang bagaimana berbisnis dengan cara kreatif dan mengetahui
kiat sukses berbisnis.
BAB
II
PEMBAHASAN
2.1
Pengertian Peluang Bisnis
Ruang yang diberikan dunia karena
manusia saling membutuhkan satu sama lain sehingga terciptalah sebuah peluang
dalam mempertahankan hidup dengan cara membuat peluang tersebut sebagai suatu
pekerjaan yang dapat bersifat sementara atau selamanya.
2.2
Pentingnya Kreativitas
Kreativitas ternyata bukan hanya untuk bisnis yang masuk dalam kelompok
ekonomi kreatif semata seperti fashion, musik, film dan lainnya tetapi ternyata
bisnis seperti laundry, berjualan makanan dan minuman juga membutuhkan
kreativitas, tak hanya dari sisi produk yang dihasilkan melainkan menciptakan
metode pemasaran yang efektif menjual produk yang memiliki banyak saingan di
pasaran. Bahkan pada tingkat yang lebih tinggi, perbedaan kreativitas untuk
produk sejenislah yang akan menentukan sebuah bisnis bertahan dan maju atau
sekedar stagnan bahkan mandek lantaran kurang kreatif dalam berusaha. Kreativitas
yang dibutuhkan untuk menjadi pebisnis yang sukses antara lain :
a.
Kenali pola yang umum dalam hal yang berbeda
Akibat akan mempelajari kebiasaan
dan rutinitas, ide baru terkadang terdengar sama dengan yang lama. Orang-orang
kreatif mendapatkan hasil dari mengombinasikan hal-hal yang justru tidak umum.
b.
Menantang perubahan dengan mengganti tantangan
Mengubah cara pandang terhadap sesuatu, maka hal yang kita lihat akan
berubah. Hal yang terus menerus dan terjadi berulang kali akan menghalangi visi
dan menempati imajinasi kita. Kadang sangat berguna untuk membayangkan
pendekatan yang bertolak belakang atau bekerja dengan urutan yang terbalik.
c.
Berfikir tentang hal yang tak terfikirkan
Kita perlu melakukan cara untuk
mengacaukan imajinasi demi mengeksplorasi batasan terluar atau alternatif,
supaya kita dapat memperoleh hasil yang tidak biasa.
d.
Pelaksanaan adalah kunci dari berpikir kreatif
Kebanyakan seniman gagal dalam
pelaksanaan. Kita harus melakukan segala sesuatu secara berurutan.
2.3
Cara Mendapat Peluang Bisnis
Dalam membangun sebuah bisnis, seorang
pebisnis dituntut untuk selalu kreatif baik dalam berfikir maupun bekerja dalam
menghasilkan suatu produk yang akan dijual, misalnya menjual bakso dengan nama
berbeda dari bakso biasa yang tentunya semenarik mungkin seperti bakso cinta,
meski penjual bakso sangat banyak namun nama yang unik akan membangun ciri khas
tersendiri dari bakso cinta. Pebisnis harus mampu melihat dan memanfaatkan
peluang bisnis yang yang ada sehingga memicu bisnis yang dilakoninya berhasil
dan berkembang.
Peluang bisnis
akan dengan mudah dilihat oleh entrepreneur sejati. Peluang kerja bisnis akan
membuahkan kesuksesan jika disertai dengan beberapa sifat seorang entrepreneur
sejati. Sifat-sifat tersebut yakni :
1.
Disiplin bermakna dalam melaksanakan
kegiatan, wirausahawan harus memiliki ketepatan komitmen terhadap tugas dan
pekerjaan secara menyeluruh, antara lain ketepatan waktu, peningkatan kualitas
pekerjaan dan sistem kerja.
2.
Komitmen yang tinggi, dalam hal memiliki
komitmen tinggi harus disadari bahwa komitmen adalah kesepakatan mengenai
sesuatu hal yang dibuat oleh seseorang baik terhadap dirinya sendiri maupun
orang lain. Komitmen terhadap diri sendiri dapat dilakukan dengan proses
mengidentifikasi cita-cita dan target yang harus dicapai dalam hidup. Wirausahawan
selalu berupaya teguh menjaga komitmen terhadap konsumen untuk mendapatkan
kepercayaan mereka, sehingga kepuasan konsumen pada akhirnya memberi keuntungan
usaha.
3.
Jujur merupakan landasan moral wirausahawan.
Kejujuran dalam berprilaku pada kehidupan yang bersifat kompleks, kejujuran
mengenai produk dan jasa yang ditawarkan, kejujuran dalam promosi dan kejujuran
terhadap segala kegiatan terkait dengan penjualan produk. Kejujuran merupaka
salah satu kunci kesuksesan yang sangat penting.
4.
Kreatif. Wirausahawan juga harus memiliki
daya kreativitas tinggi yang dilandasi oleh cara berfikir yang maju dengan
gagasan baru yang inovatif. Kreatifitas dan inovasi terus menerus akan menjadi
kunci penentu sukses berbisnis.
5.
Realistis. Wirausahawan juga harus selalu berfikir
realistis dengan kemampuan menggunakan fakta dan realitas sebagai landasan
berpikir yang rasional dalam setiap pengambilan keputusan maupun tindakan.
2.4
Peluang Usaha dan Laba Bakso Cinta
Siapa yang tidak mengenal bakso,
makanan yang terbuat dari campuran daging giling dan tepung tapioka ini memang
sangat populer dikalangan masyarakat indonesia. Hampir di setiap tempat dapat
dijumpai jenis panganan tersebut mulai dari gerobak kaki lima, warung sederhana
hingga restoran.
Dengan
mengetahui banyaknya peminat bakso dilihat dari banyaknya usaha penjualan
bakso, kita harus terdorong untuk melakukan inovasi baru yang sekiranya menarik
perhatian semua orang dan bisa mendapatkan keunggulan lebih dari restoran
ataupun warung bakso lainnya.
Faktanya, karena peluang pasar yang begitu besar tersebut, banyak orang
yang kemudian mewaralabakan usaha baksonya. Salah satunya Ihsan Jamaludin yang
membuka usaha bakso dengan nama bakso cinta. Ihsan mengatakan nama ini
terinspirasi dari sebuah judul film lokal. Setelah membuka usaha selama
setahun, banyak pihak tertarik menjadi mitra usaha baksonya. Kini sudah ada beberapa
terwaralaba yang bergabung dengan bakso cinta.
Keunggulan utama dari bakso ini terletak pada tampilan dan rasanya sesuai
dengan namanya dan memiliki rasa yang khas dengan kaldu sapi asli, pemilik
bisnis bakso cinta menyediakan tiga jenis menu yakni bakso cinta anak, bakso
cinta remaja dan bakso cinta keluarga dengan masing-masing harga yang sangat
terjangkau. Ada juga menu tambahan yang namanya lophe-lophe.
Lahan yang ideal digunakan sebagai tempat usaha yakni paling tidak
seluas 6x6 meter, setidaknya gerai tersebut dapat menampung 30 orang. Namun
kenyamanan pengunjung juga harus diperhatikan.
Berdasarkan fakta penelitian, mitra bisnis dapat meraih omzet penjualan
sekitar Rp.800.000 perhari pada hari biasa, tetapi omzet akan naik dua kali
lipat pada akhir pekan.
Menurut konsultan bisnis Peri R. Pramono, inovasi yang dilakukan
tersebut perlu mendapat apresiasi. Dengan menyasar segmen anak dan remaja,
terobosan mereka telah sesuai.
Untuk
memperkuat makna cinta di dalam penggunaan nama bakso cinta, sebaiknya ada
filosofi atas pemakaian nama itu sehingga masyarakat paham makna pemberian nama
tersebut. Jadi tidak menjadi asal nama saja.
2.5 Resep
dan Cara Pembuatan Bakso Cinta
Untuk
pembuatan bakso cinta, ada beberapa bahan dasar yang harus disediakan,
bahan-bahan tersebut yakni :
a. Daging
sapi giling 250 gram
b. Tepung
kanji 125 gram
c. Telur
ayam 1 butir (ambillah bagian putihnya saja)
d. Air
25 ml
e. Garam
½ sendok makan
f. Bawang
putih 2 siung, haluskan
g. Merica
bubuk ¼ sendok teh
h. Penyedap
Sedangkan cara membuat bakso
bentuk love tersebut sebagai berikut :
a.
Campur daging sapi giling dengan tepung
kanji, telur, garam, penyedap rasa,
bawang putih dan merica bubuk, uleni sambil ditambahkan air
sedikit-sedikit hingga adonan kalis.
b.
Didihkan air yang agak banyak, lalu kecilkan
api sampai air tidak bergolak lagi.
c.
Cetak adonan hingga berbentuk love, setelah
itu masukkan ke dalam air mendidih hingga terapung berarti tanda bakso sudah matang
lalu tiriskan.
Selanjutnya bahan dan cara membuat kuah
bakso sebagai berikut :
a. 600 gram tulang sapi
b. Air 2 ltr
c. Batang daun bawang iris halus
d. Sediakan bumbu, yang sudah dihaluskan yakni :
1.
6 siung bawang putih
2.
½ sendok teh merica
3.
Garam secukupnya
4.
Rebus tulang sapi, lalu angkat. Ganti air
rebusan dengan air yang baru, kemudian masukkan kembali tulang sapi dan
tambahkan bumbu.
5.
Masak kembali hingga mendidih dan kaldu
tulang bercampur air kuah, lalu tambahkan daun bawang.
6.
Bakso cinta siap dihidangkan bersama kuah,
mie secim, pangsit, sambal, kecap dan lainnya sesuai selera.
7.
Lalu taburi bawang goreng.
2.6
Lingkup Lingkungan Bisnis
Dalam lingkungan bisnis, pebisnis harus paham beberapa
hal supaya bisnisnya dijalan yang tepat yakni :
a.
Lingkungan Hukum
Dalam
berbisnis, pebisnis harus paham aturan-aturan hukum dalam berbisnis supaya
tidak mendapat masalah yang berkaitan dengan hukum.
b.
Lingkungan Pendidikan
Pendidikan
adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses
pembelajaran atau pelatihan agar peserta didik secara aktif dapat mengembangkan
potensi dirinya supaya memiliki kekuatan spiritual, emosional, pengendalian
diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan
dirinya dan masyarakat.
Lingkungan
pendidikan dapat diartikan sebagai berbagai faktor lingkungan yang berpengaruh
terhadap praktek pendidikan.
Jadi
kaitannya dengan bisnis sangatlah erat, karena pendidikan sangat mendukung
berjalannya bisnis, contohnya memanfaatkan kecerdasan, keterampilan dan akhlak
yang mulia sebagai dasar berbisnis walaupun pendidikan yang didapat bukan dari
pendidikan formal.
c.
Lingkungan Sosial Budaya
Salah
satu aspek dari lingkungan bisnis adalah lingkungan sosial. Lingkungan sosial
mempunyai arti yang sangat penting dalam dunia bisnis, apabila lingkungan
sosial bersifat kondusif, maka hal tersebut akan mendorong organisasi untuk
melakukan keputusan berinvestasi pada lingkungan yang dirasakannya sesuai.
Namun sebaliknya, jika lingkungan sosial tidak mendukung maka organisasi harus
berhati-hati dalam mengambil keputusan dalam berinvestasi.
d.
Lingkungan Teknologi
Maju
atau tidaknya sebuah perusahaan itu tergantung dari berjalan atau tidaknya
keaktifan kondisi lingkungan itu sendiri. Salah satu perubahan kondisi
lingkungan yang dinamikanya paling cepat adalah teknologi.
Internet
merupakan salah satu alternatif wadah yang tepat untuk dijadikan sebagai tempat
bertemunya jutaan orang diseluruh dunia, jadi itu dapat dimanfaatkan sebagai
media penyebaran informasi mengenai produk, letak tempat penjualan dan promosi
lainnya mengenai bisnis kita karena penyebarannya sangat cepat. Artinya itu adalah
peluang bisnis yang baik, perkembangan teknologi juga merupaka
indikator dari jenis dan pola produksi.
e.
Lingkungan Ekologi
Dewasa
ini, setiap negara menghadapi suatu tantangan bagaimana mencapai pembangunan
yang berkelanjutan. Hubungan antara pembangunan dan lingkungan merupakan
hubungan timbal balik yang saling menentukan.
f.
Lingkungan Ekonomi
Lingkungan
Ekonomi adalah kondisi ekonomi di negara tempat organisasi internasional
beroperasi. Kondisi ekonomi memiliki dampak yang kuat terhadap kinerja dari
setiap bisnis karena dapat mempengaruhi pendapatan atau beban dari bisnis
tersebut.
g.
Lingkungan Bahasa
Disini,
pebisnis atau rekannya dalam berbisnis harus tahu bagaimana berbahasa yang
baik, baik itu bahasa tubuh maupun lisan supaya terlihat menarik dan mudah
mendapat mitra. Bahasa merupakan sarana komunikasi yang paling baik.
BAB
III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Dalam berbisnis, diperlukan adanya kreativitas dari
manusia yang melakukan bisnis, seperti penjual bakso cinta yang menyediakan
beberapa menu yakni bakso cinta anak, bakso cinta remaja dan bakso cinta
keluarga dengan rasa yang khas dan harga yang terjangkau.
Peluang bisnis bakso cinta sangat menjanjikan untuk mendapatkan
keuntungan yang lumayan besar apabila dilihat dari banyaknya terwaralaba, itu
menandakan penggemar bakso cinta memang banyak, jadi tidak ada salahnya jika
kita ingin bekerja sama dengan pemilik bisnis tersebut untuk mendapat
penghasilan.
Tidak hanya kreatif yang dibutuhkan dalam berbisnis tetapi juga
kedisiplinan, kejujuran, komitmen dan realistis, semua itu mendukung
keberhasilan bisnis kita.
3.2
Saran
Dalam berbisnis sebaiknya memahami ketujuh lingkup lingkungan bisnis,
supaya bisnis kita lebih terarah.
DAFTAR
PUSTAKA
Kurniawan,
Reno (2012). Karya Ilmiah Peluang Bisnis. Yogyakarta : (Karya Ilmiah). STMIK AMIKOM Yogyakarta.
prasetyo-utomo.blogspot.com/2010/12/analisis-lingkungan-sosial-dan-
peluang.html


Mantap... !!! :D
ReplyDeletePengonaq Media
hehehe mksii
ReplyDelete